Menarche (Menstruasi)

1361976695342035147         Masa pertumbuhan adalah masa yang berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah ukuran atau dimensi tingkat sel, organ maupun individu yang bisa diukur dengan ukuran berat, ukuran panjang, umur tulang dan keseimbangan metabolik pada tubuh seseorang (Soetjiningsih, 2012). Pada perempuan  puncak masa pertumbuhan terjadi pada usia 9,5 sampai 14,5 tahun sedangkan pada laki – laki terjadi pada pada usia 10,5 sampai 16 tahun (Batubara, 2010).

Puncak masa pertumbuhan tersebut baik pada perempuan maupun laki – laki terjadi pada masa remaja. Masa remaja adalah masa transisi dari anak – anak menjadi dewasa. Pada masa ini terjadi perubahan hormonal, fisik, psikologis maupun sosial yang berlangsung secara sekuensial. Perubahan fisik yang biasa terjadi pada perempuan adalah mulai membesarnya payudara, terjadi perubahan suara sampai terjadinya menstruasi (Batubara, 2010).

Menstruasi adalah proses pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan perdarahan dan terjadi secara berulang setiap bulan. Secara normal, fungsi menstruasi merupakan hasil interaksi antara hipotalamus, hipofisis, dan ovarium dengan perubahan – perubahan terkait pada jaringan sasaran pada saluran reproduksi normal (Warianto, 2011)

Pada masa anak – anak yaitu pada usia dibawah 9 tahun ovarium masih belum berfungsi dengan baik. Follikel dalam ovarium mulai berkembang akan tetapi tidak pecah dan kemudian mengalami atresia insitu, sedangkan hormon hipofisis yang diperlukan untuk ovulasi juga belum berfungsi dengan baik. Pada usia 9 tahun kadar hormon gonadotropin mulai meningkat, sehingga produksi estrogen juga meningkat. Peningkatan ini menyebabkan perkembangan kelenjar mamma dan alat genital (Warianto, 2011)

Menarche biasanya terjadi 2 tahun setelah perubahan tersebut. Sehingga menstruasi awal seorang perempuan bisa dihitung sejak ia menarche tersebut. Di indonesia seorang perempuan mulai menstruasi biasanya mulai usia 12 tahun. Namun, tidak jarang ditemukan seorang perempuan mulai menstruasi dibawah usia tersebut (Triyono, 2010).

Menstruasi dini terjadi karena ada kelainan produksi hormon di otak dan kelainan produksi hormon di indung telur atau kelenjar anak ginjal. Sehingga menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Hormon dikatakan seimbang bila pengeluaran hormon dari otak sesuai dengan hormon dari indung telur yaitu estrogen dan progesteron. Bila hormon indung telur rendah, hormon otak akan merangsang. Bila mekanisme ini terjadi terus menerus, proses menstruasi akan datang lebih awal dari normal (Triyono, 2010).

Peneliti Inggris baru-baru ini menemukan sekitar 23 persen perempuan yang mulai menstruasi sebelum usia 12 tahun memiliki risiko tinggi terkena penyakit jantung. Hal ini terjadi karena seseorang yang menstruasi dini akan lebih cepat mengalami menopause dan secara otomatis membuat hormon estrogen sudah tidak berfungsi lagi. Sedangkan hormon estrogen berfungsi untuk mencegah terjadinya serangan jantung dan untuk melindungi tulang. Bila hormon ini tidak ada lagi maka dapat menyebabkan terjadinya resiko terkena serangan jantung pada seseorang yang terkena menstruasi dini sangat besar (Triyono, 2010).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s